Dorong Generasi Muda Manfaatkan AI, IoT, dan Digital Entrepreneurship, UNAIC Gelar Digital Festival 2026

Cilacap – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuka peluang baru bagi generasi muda untuk berkreasi sekaligus membangun peluang usaha. 

Semangat tersebut menjadi salah satu fokus dalam Digital Festival 2026 yang diselenggarakan di Aula Universitas Al-Irsyad Cilacap (UNAIC) pada Jumat, 21 Agustus 2026 mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.

Mengusung tema “Pemanfaatan Artificial Intelligence, Internet of Things, dan Digital Entrepreneurship dalam Pengembangan Bisnis”, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa, pelajar, praktisi, serta berbagai pihak untuk melihat secara langsung bagaimana teknologi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia bisnis.

Rangkaian kegiatan Digital Festival 2026 diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNAIC. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an sebagai pembuka kegiatan sebelum memasuki agenda sambutan.

Sambutan kemudian disampaikan oleh Rektor UNAIC dan Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM). 

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi digital tidak hanya menjadi perhatian lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan dunia usaha dan ekonomi masyarakat.

Pameran IoT Jadi Ruang Kreativitas Mahasiswa

Pemaparan alat dispenser sabun cuci tangan otomatis Digifest 2026 UNAIC kawan online
Demo penggunaan dispenser sabun cuci tangan otomatis

Salah satu agenda yang menarik perhatian dalam Digital Festival 2026 adalah pameran Internet of Things (IoT). Pameran ini diikuti oleh mahasiswa/i S1 Bisnis Digital UNAIC semester IV.

Dalam pameran tersebut, para mahasiswa tidak hanya menampilkan teori mengenai teknologi, tetapi juga menghadirkan berbagai rancangan alat berbasis IoT yang dirancang untuk menciptakan sesuatu yang baru sekaligus menjawab permasalahan yang ditemukan di lingkungan sekitar.

Beberapa contoh karya yang dipamerkan antara lain alat penyiram tanaman otomatis, alat pendeteksi rumah anti maling, dan dispenser cuci tangan otomatis. Selain itu, terdapat pula KopiEn, yaitu mesin peracik kopi otomatis yang menjadi salah satu bentuk penerapan teknologi dalam aktivitas bisnis.

Baca Juga :  Memulai Usaha Toko Pakaian Anak Memenuhi Kebutuhan Fesyen 

Berbagai karya tersebut memperlihatkan bahwa pembelajaran bisnis digital dapat dikembangkan melalui pendekatan yang lebih praktis. Mahasiswa dituntut untuk mampu mengidentifikasi masalah, mencari solusi dengan memanfaatkan teknologi, kemudian mengubah solusi tersebut menjadi sebuah produk yang memiliki nilai guna.

Pameran IoT juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan hasil kreativitas mereka kepada para pengunjung. Dari kegiatan semacam ini, mahasiswa dapat belajar mengenai proses pengembangan produk, presentasi, komunikasi, hingga potensi komersialisasi sebuah inovasi.

Seminar Nasional Bahas Peluang Bisnis Digital

wahib rosadi memaparkan materi affiliate di UNAIC Digifest 2026 kawan online
Pemaparan materi affiliate oleh Wahib Rosadi

Selain pameran teknologi, Digital Festival 2026 juga menghadirkan Seminar Nasional dengan materi yang berkaitan dengan peluang bisnis di era digital.

Salah satu materi yang menjadi bagian dari seminar adalah pembahasan mengenai affiliate yang disampaikan oleh praktisi, Wahib Rosadi. Affiliate menjadi salah satu model bisnis digital yang semakin menarik perhatian karena memungkinkan seseorang memperoleh penghasilan dengan memanfaatkan platform digital dan kemampuan membuat konten, meskipun hanya dari rumah.

Materi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran kepada peserta bahwa perkembangan teknologi tidak hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga membuka berbagai peluang ekonomi baru. Generasi muda dapat memanfaatkan media digital untuk membangun personal branding, menghasilkan konten kreatif, memasarkan produk, hingga mengembangkan sumber pendapatan.

Pembahasan mengenai affiliate juga relevan dengan kondisi generasi muda saat ini yang semakin dekat dengan berbagai platform digital. Dengan pemahaman yang tepat, penggunaan teknologi diharapkan tidak berhenti pada aktivitas hiburan, tetapi dapat diarahkan menjadi kegiatan yang produktif dan memiliki nilai ekonomi.

Dihadiri Berbagai Unsur Pendidikan dan Dunia Usaha

Sambutan Ibu Endah Sekdin DPKUKM Cilacap di acara Digifest 2026 UNAIC kawan online
Sambutan oleh Ibu Endah Setiarini, S.STP., M.Si. selaku Sekdin DPKUKM Kabupaten Cilacap

Digital Festival 2026 turut dihadiri oleh sejumlah pihak dari berbagai latar belakang. Di antaranya Ibu Endah Setiarini, S.STP., M.Si. sebagai perwakilan  DPKUKM Cilacap, Ketua Koperasi Ta’awun Al-Irsyad, perwakilan PT Wivi Digital Inovatif, Rektor UNAIC, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Kaprodi Bisnis Digital UNAIC, serta perwakilan SMA/SMK se-Kabupaten Cilacap.

Baca Juga :  Usaha Perkebunan Stroberi

Kehadiran perwakilan SMA dan SMK menjadi bagian penting karena kegiatan ini juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan perkembangan teknologi dan peluang ekonomi digital kepada pelajar. Dengan begitu, wawasan mengenai AI, IoT, dan kewirausahaan digital dapat mulai dikenalkan sejak bangku sekolah.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, pemerintah, pelaku usaha, dan praktisi digital juga dapat menjadi langkah untuk menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan talenta muda di Cilacap.

Mendorong Generasi Muda Lebih Kreatif dan Mandiri

Digital Festival 2026 pada akhirnya tidak hanya menjadi sebuah kegiatan yang menampilkan teknologi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk mendorong generasi muda agar berani mencoba, berinovasi, dan melihat teknologi sebagai alat untuk menciptakan peluang.

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan digital entrepreneurship dapat menjadi bekal penting bagi pelajar dan mahasiswa dalam menghadapi perubahan dunia kerja dan bisnis. Kemampuan tersebut juga dapat membuka jalan bagi lahirnya berbagai ide usaha baru yang berangkat dari permasalahan sederhana di sekitar.

Melalui kegiatan ini, pelajar dan mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kreativitas hingga menghasilkan karya yang memiliki manfaat serta berpotensi mendatangkan penghasilan sendiri dari dunia kreatif dan digital.

Digital Festival 2026 menjadi gambaran bahwa perkembangan teknologi dapat berjalan beriringan dengan pendidikan dan kewirausahaan. Dengan kreativitas, keterampilan, serta keberanian untuk mencoba, generasi muda tidak hanya diposisikan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pencipta inovasi dan pelaku bisnis digital masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *