Gelar ASPAQIN Meet 2025 di Bandar Lampung, Dorong Profesionalisme dan Inovasi Bisnis Aqiqah Nasional

ASPAQIN Gelar ASPAQIN Meet 2025 di Bandar Lampung, Dorong Profesionalisme dan Inovasi Bisnis Aqiqah Nasional kawan online

Bandar Lampung, 11–12 November 2025 — Asosiasi Pengusaha Aqiqah Indonesia (ASPAQIN) kembali menyelenggarakan agenda nasional tahunan bertajuk ASPAQIN Meet 2025, yang digelar selama dua hari di Hotel Golden Tulip Springhill, Bandar Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri atas anggota ASPAQIN, pengusaha aqiqah, penyedia jasa catering, pelaku peternakan, hingga vendor peralatan masak dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara resmi dibuka oleh Ketua DPP ASPAQIN, perwakilan Wakil Sekjen DPP Himpunan Peternak Domba-Kambing Indonesia (HPDKI), serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung.

Mendorong Kolaborasi dan Transformasi Digital Industri Aqiqah

Tahun ini, ASPAQIN Meet mengusung tema “Aqiqah Next Level: Menembus Batas dengan Branding dan Teknologi”, yang mencerminkan semangat ASPAQIN dalam memperkuat profesionalisme, inovasi, dan daya saing para pelaku usaha aqiqah di era digital.

Melalui serangkaian kegiatan seperti seminar, diskusi panel, dan sesi networking, ASPAQIN berkomitmen menghadirkan ruang kolaborasi dan pembelajaran bagi anggotanya. Peserta mendapatkan pemaparan tentang strategi pemasaran digital, pengelolaan pelanggan berbasis data, serta sistem pemesanan daring (online ordering system) yang efisien dan transparan.

Menurut panitia pelaksana, penyelenggaraan tahun ini juga difokuskan pada peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam membangun brand value dan memperluas pasar melalui digitalisasi layanan.

Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Antusias Hadiri Acara

Kegiatan ini menarik minat peserta dari berbagai wilayah, termasuk luar Pulau Jawa seperti Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Pemilihan Bandar Lampung sebagai tuan rumah dinilai strategis karena letaknya yang mudah diakses baik dari Pulau Jawa maupun daerah lain di Sumatera.

Selain sesi seminar, peserta juga berkesempatan mengunjungi pameran produk dan jasa pendukung aqiqah yang dihadirkan oleh sejumlah vendor nasional. ASPAQIN menyediakan pula sesi business matching yang memfasilitasi kerja sama langsung antar pelaku usaha.

Baca Juga :  Peluang Usaha Nasi Goreng

Hadirkan Pembicara Nasional dan Akademisi Terkemuka

ASPAQIN Meet 2025 menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dari berbagai bidang, mulai dari praktisi bisnis aqiqah, konsultan digital marketing, hingga akademisi industri halal.

Salah satu pembicara utama, Dr. drh. Agung Suganda, M.Si. dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, membawakan materi bertajuk “Outlook Peternakan Kambing dan Domba Tahun 2026” yang menyoroti prospek dan tantangan sektor peternakan Indonesia.

Komitmen ASPAQIN dalam Penguatan Ekonomi Syariah

Ketua Umum ASPAQIN menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen organisasi dalam mendorong kemajuan industri aqiqah nasional.

Lebih lanjut, ASPAQIN menegaskan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi syariah berkelanjutan di Indonesia.

Partisipasi Aqiqah Almeera dan Dukungan Mitra Usaha

Partisipasi Aqiqah Almeera dan Dukungan Mitra Usaha kawan online

Salah satu peserta, Aqiqah Almeera, turut serta dalam ASPAQIN Meet 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan profesionalisme dan inovasi industri aqiqah. Melalui ajang ini, Aqiqah Almeera memperluas jaringan kemitraan, memperdalam strategi pemasaran digital, serta menjajaki kerja sama lintas daerah dengan sesama anggota ASPAQIN.

Penutup

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, ASPAQIN Meet 2025 menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi bisnis aqiqah Indonesia menuju level yang lebih profesional, berdaya saing, dan selaras dengan perkembangan teknologi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *